Dema KM Fisipol UGM

Memasuki tahun kedua kehadiran Dewan Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Fisipol dalam kehidupan mahasiswa Fisipol ternyata masih memiliki tugas yang masih harus diselesaikan. Hadirnya Keluarga Mahasiswa Fisipol yang seharusnya menyatukan seluruh mahasiswa Fisipol untuk merasa satu keluarga di bawah naungan Keluarga Mahasiswa Fisipol senyatanya masih jauh dari harapan. Permasalahan internal fakultas masih memiliki banyak permasalahan yang harus diselesaikan. Dengan banyaknya UKMF dan HMJ di dalamnya yang berarti menimbulkan semakin rentannya hubungan antar lembaga, Dema KM Fisipol diharapkan mampu mengurangi kerentanan hubungan ini dan mensinergikannya dalam sebuah gerakan yang integratif. Bukan bermaksud untuk meleburkan gerakan, namun mengintegrasikannya dalam sebuah gerakan dengan tetap menguatkan dan mengakui kekhasan ciri masing-masing lembaga mahasiswa untuk tetap mewujudkan kekhasannya.

Banyaknya UKMF dan HMJ yang ada di Fisipol menjadi ciri khas tersendiri bagi fakultas ini. Beragamnya lembaga mahasiswa yang ada di fakultas ini menunjukkan adanya minat yang sangat tinggi bagi mahasiswa Fisipol untuk mampu mengaktualisasikan diri. Namun fenomena yang terjadi saat ini adalah bagaimana mahasiswa ini menunjukkan aktualisasi dirinya namun acuh terhadap aktualisasi diri di luar dirinya sendiri. Inilah sekiranya yang menjadi keprihatinan bagi mahasiswa Fisipol itu sendiri. Banyak lembaga mahasiswa dalam Fisipol yang mencoba unjuk diri namun terkesan sendiri karena tidak ada bentuk apresiasi dari mahasiswa dan lembaga yang lain. Dari hal inilah kemudian Dema diharapkan hadir untuk mampu menjembatani banyaknya aktualisasi diri ini untuk mendapatkan apresiasi yang lebih dari mahasiswa yang lain. Dalam hal inipun akhirnya belajar memahami untuk memberikan ruang aktualisasi diri bagi orang lain yang pada akhirnya orang lain pun akan memberikan ruang aktualisasi yang dengan cara inilah maka akan tercipta sebuah apresiasi yang lebih diantara mahasiswa.
Tidak hanya berbicara mengenai aktualisasi diri lembaga untuk menunjukkan produktivitas lembaga, namun juga menjadi hal yang penting ketika lembaga mampu menunjukkan produktivitasnya dengan tetap berpijak dan berakar dengan mahasiswa. Fenomena yang saat ini terjadi, bagaimana sebuah lembaga mampu menunjukkan produktivitasnya namun elemen ke-akar-an kepada mahasiswa dinafikan. Inilah yang justru menyalahi semangat awal lembaga ini dibangun, bagaimana lembaga ini dibangun sebagai wujud representasi dari mahasiswa. Maka sudah seharusnyalah lembaga mahasiswa mampu menjadi representasi bagi mahasiswa dengan kinerja-kinerja advokasi yang dilakukannya sehingga lembaga mahasiswa memiliki posisi tawar yang tinggi atas nama mahasiswa. Dema KM Fisipol diharapkan mampu hidup dengan produktivitas yang tinggi dengan tetap berakar kepada mahasiswanya. Tiga kesadaran internal Dema KM Fisipol inilah yang menjadi dasar bagi lembaga ini untuk mampu mensinergikan internal fakultas yang kami sebut sebagai “mengakar dalam”.

Sebagai fakultas yang mengkaji permasalahan isu sosial dan politik, maka sudah seharusnyalah kehidupan fakultas ini penuh dengan kekritisan dan inovasi gerakan dalam mewujudkan solusi bagi isu-isu sosial politik yang berkembang. Bagaimana hal-hal yang dipelajari di dalam kelas dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa. Namun fenomena yang terjadi adalah berbeda hal diantara dalam tembok kelas dengan luar tembok kelas. Bagaimana fakultas ini dirasa masih sangat kurang dalam kontribusinya memberikan aksi dan solusi yang lebih sebagai respon bagi hadirnya berbagai macam isu sosial politik yang ada. Kevakuman selama empat belas tahun menjadi satu penyebab inti mengapa fenomena ini terjadi sehingga mahasiswa tidak memiliki sebuah wadah untuk mengintegrasikan pandangan-pandangannya untuk diwujudkan dalam sebuah aksi nyata. Kehadiran Dewan Mahasiswa ini diharapkan mampu melembagakan inovasi dan solusi menjadi sebuah aksi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Hadirnya tahun politik menjadi tantangan tersendiri bagi lembaga ini untuk mampu menjawabnya. Diperlukan usaha yang keras bagi lembaga ini untuk mampu merespon isu ini berdasar keilmuan yang dimiliki. Dengan modal keilmuan yang ada, kepahaman akan sosial politik yang mendalam, lembaga ini berusaha menjadi garda terdepan pengawalan tahun politik. Berbagai kontribusi nyata yang diwujudkan dalam bentuk kajian, diskusi dan aksi yang inovatif dan cerdas berdasar keilmuan yang mendalam diharapkan mampu menjadi rujukan bagi masyarakat luas dalam menghadapi tahun politik. Tugas mahasiswa sebagai kaum intelektual yang memiliki idealisme namun dekat dengan rakyat diharapkan mampu diwujudkan oleh lembaga ini secara berkelanjutan.

Tidak hanya cukup sebagai rujukan bagi masyarakat dalam menghadapi tahun politik, mahasiswa masih memiliki tugas dan peranan sebagai kaum yang memiliki kepekaan sosial yang tinggi untuk diwujudkan dalam sebuah aksi atau gerakan. Pengabdian kepada masyarakat melalui aksi-aksi sosial kemasyarakatan juga menjadi konsen Dema KM Fisipol pada tahun ini. Dua hal yang sekiranya dapat dirasakan oleh adanya gerakan mahasiswa saat ini oleh masyarakat luas yaitu kinerja-kinerja advokasi bagi mahasiswa dan kinerja-kinerja sosial kemasyarakatan yang langsung dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Sehingga masyarakat mampu merasakan kebermanfaatan dengan hadirnya mahasiswa.

Dua hal inilah, rujukan bagi masyarakat dalam menghadapi tahun
politik dan pengabdian kepada masyarakat yang kami sebut sebagai “tinggi menjulang”. Bagaimana masyarakat luas benar-benar merasakan kebermanfaatan dengan hadirnya Dema KM Fisipol. Landasan filosofis “Mengakar Dalam, Tinggi Menjulang” menjadi dasar bagi Dema KM Fisipol bergerak menghadapi dinamika kehidupan kampus selama satu tahun masa bakti. Bagaimana cita-cita untuk mewujudkan Fisipol sebagai kampus yang nyaman bagi mahasiswanya dengan sikap-sikap kekeluargaan dan kesadaran sosial politik yang tinggi sehingga mampu memberikan kontribusi yang nyata dan aktif bagi masyarakat luas dapat diwujudkan oleh lembaga ini.

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *